Ubuntu 16.04 XX – repository dan update

xerus_orange_hex

Kadang perintah di terminal lupa petunjuknya. Jadi, supaya tidak lupa lagi baiknya kutuliskan disini.

Mengubah Repository ke server lokal

  1. Jalankan terminal dengan shortcut CTRL + ALT + T
  2. Ketikkan perintah sudo gedit /etc/apt/sources.list dan ENTER
  3. Masukkan password root lalu ENTER
  4. Gantilah baris-baris default repository dan gantikan baris repository lokal.

Alamat Repository Lokal Ubuntu 16.04 Xenial Xerus

Server Kambing UI

deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu/ xenial main restricted universe multiverse
deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu/ xenial-updates main restricted universe multivers
deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu/ xenial-security main restricted universe multivers
deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu/ xenial-backports main restricted universe multivers
deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu/ xenial-proposed main restricted universe multiverse
Simpanlah list tersebut dengan menekan tombol SAVE.

AHAD Computer

AHAD Comp beroperasi 27 Juni 2005 di Jalan Cemara No.89 Rantauprapat. Bermula melayani kebutuhan komputer seperti penjualan peripheral, softwarenya dan pelatihan komputer.

Seiring kebutuhan, AHAD Comp meluaskan pelayanan ke bidang jaringan komputer. Bekerja sama dengan PT Telkom untuk mengenalkan internet ke sekolah-sekolah di Labuhan batu.

Direktur AHAD Comp, Abdul Hakim Dalimunthe S.Kom, bersama stakeholder informatika kemudian mengenalkan Internet Murah dengan mendirikan warung internet “StatioNet” beroperasi April 2008 terletak di Jalan WR Supratman No.151 depan Stasiun Kereta Api serta tower RTRWNet di Jalan Cemara No.89, beroperasi Agustus 2008.

Warnet selanjutnya diserahkan kepada Abang Ipar yang sekarang berubah menjadi toko ponsel “MW Ponsel”

AHAD Comp senantiasa berkomitmen untuk menghadirkan teknologi murah didalam rumah, sehingga ikut serta dalam sosialisasi gerakan Free Open Source Software (FOSS). Memberikan perangkat lunak Linux secara cuma-cuma merupakan program kerjasama dengan Universitas Al-Washliyah (UNIVA) Labuhan batu, SMK TKJ di Labuhan batu dan beberapa lembaga Kursus Komputer.

AHAD Comp mewadahi lembaga kursus bernama LKP Handayani yang melayani pelatihan komputer untuk guru-guru.

Beberapa perusahaan/ instansi yang menggunakan jasa AHAD Comp.:

  • Kementrian Agama Labuhan batu
  • Univ. Al Washliyah Labuhan batu
  • Bank Syariah Mandiri
  • Bank Nasional Indonesia
  • PT. KTM
  • SMAN 1 Kualuh Hulu
  • SMAN 1 Rantau Utara
  • SMAN 1 Rantau Selatan
  • MAN Rantauprapat
  • Yayasan Misbahuzikri P.Padang
  • Pesantren Attoyibah P.Lombang
  • MAN Aek Kuo Kab.Batu Utara
  • SMK AW Merbau
  • SMK Sumbermulyo Merbau
  • CV. Maydani Rantauprapat
  • Dinas Pendidikan L.Batu
  • Bappeda L.Batu

Silahkan berkunjung ke alamat di Jalan Cemara No.89 Padang Matinggi Rantauprapat. Telp.0823-69-888-200.

#AHADComputer, #AHADKomputer

Daihatsu Ayla Indonesia

Ayla, mobil keluarga yang dahsyat. Merupakan kategori mobil kelas Low Cost Green Car (LCGC). 10 April 2015 yang lalu sebuah Ayla M Sporty warna hitam hadir sebagai pelengkap kinerja sehari-hari.

Luarbiasa untuk unit yang ringkas tapi bermanfaat. Dihari pertama, saya bersama keluarga 3 orang dewasa dan 3 anak-anak keliling kota Rantauprapat. Kemudian di akhir pekan membawa keponakan sebanyak 8 orang buat jalan-jalan sore.

Ayla M-Sporty dilengkapi AC, Audio 4 speaker, Alarm dan Power windows. Cukup nyaman dibanding kijang KF50 Long thn 1990 yang biasa saya gunakan. To be cont..

Solusi Akses Internet di Pelosok

Ini bagian dari berbagai solusi menghadirkan Internet di pelosok/ pedalaman yang masih banyak tidak dipahami berbagai pihak. Internet saat tulisan ini ditulis sangatlah mahal. Rp.75/MB adalah angka paling murah. Sementara kecepatan akses masih kisaran di 2 mbps hingga 5 mbps. Sangat tertinggal dibandingkan dengan Malaysia atau Korea Selatan.
Baik, jika anda membutuhkan internet ada 2 (dua) hal yang perlu di ingat yakni (1) Internet murah itu pasti lambat, dan internet cepat biayanya mahal. (2) Sarana internet itu mahal dan operasionalnya juga bukan murah.
Artinya jika ingin internet gratis anda harus membayar mahal ongkos ke lokasi penyedia internet gratis, atau anda harus pasang alat yang bisa menangkap akses internet gratis yang harganya tidak murah.

Ada beberapa solusi menghadirkan internet di pelosok seperti menggunakan teknologi WiFi 802.11 A/B/G/N. Tentu ini membutuhkan biaya besar. Karena teknologi ini menggunakan infrastruktur seperti adanya tiang tower untuk menempatkan perangkat tersebut. Karena signal wireless tidak boleh ada yang menghalangi, maka SEMAKIN JAUH JARAK JANGKAU SEMAKIN TINGGI ANTENANYA.

Contoh :

Anda berada di desa yang jarak perjalanan sekitar 20 menit dari pusat kota. Diperkirakan jarak tempuh sekitar 20 km – 25 km karena jalan yang berkelok-kelok. Kontur tanah yang relatif datar serta tidak ada pegunungan atau bukit yang tinggi. Sementara di kota sudah ada akses internet yang disediakan jasa ISP (Misal Nusa Net, First Media, CBN, Speedy Biznet atau yang lainnya). Maka yang dibutuhkan adalah tower.

Internet yang ada di kota disalurkan melalui signal yang dipancarkan lewat antena yang terpasang di tower, selanjutnya signal diterima pada perangkat yang terpasang juga di tower yang letaknya di desa. Berapa tinggi towernya? Jika wilayah tersebut datar dan tidak ada bukit yang ada hanya hamparan kebun sawit, maka tinggi tower +- 30 meter. Begitu pun dibutuhkan perangkat seperti GPS untuk menghitung jarak antara antena di kota dengan di desa. Karena jarak tower to tower adalah tarik lurus bukan kelok-kelok seperti jalan umum.

Perangkat yang menghubungkan berupa radio outdoor standar IEEE 802.11 baik yang menggunakan frequency 2.4GHz atau 5 GHz. Tentunya dibutuhkan antena seperti jenis grid, disc atau sectoral. Kesemua alat itu tidak murah. Untuk koneksi jarak 15 km saja dibutuhkan biaya +- Rp. 25 juta. Tetapi anda sudah bisa menyalurkan akses internet 3 mbps. Ini sudah bisa membangun Warung Internet (Warnet), loket PLN, pembelian tiket KA, pesawat terbang juga menjual pulsa telepon selular. Semakin jauh jaraknya, semakin besar biayanya. Tetapi kalau jarak 6 Km-an biayanya sekitar +- Rp.15 jutaan. Masih jutaan ya… 😦

Mau yang murah? bisa menggunakan tower bekas di sisi desa dan menyewa tempat/ tower di kota. Biayanya bisa dipangkas hingga 35%. Sangat cocok dengan yang mau membuka Warung internet dengan modal total Rp.40 juta. Nah… bagi anda yang ingin mewujudkan impian anda dengan internet saya siap membantu. Siapkan ongkos perjalanan saya maka secara detil akan saya paparkan semuanya.

Ini Biodata saya :

Abdul Hakim Dalimunthe, Jl. Cemara No. 89 Rantauprapat Labuhanbatu Sumatera Utara. (6 jam dari kota Medan, 5 jam dari Padang Sidempuan) HP. 082369888200.

Compare Rb750, Rb750GL dan Rb450G

Banyak yang masih bingung dengan berbagai produk Mikrotik terutama bagaimana performancenya. Ini saya paparkan antara rb750, Rb750GL dan Rb450G. Ketiga produk ini diuji sebagai gateway dengan fitur DHCP Server, firewall dan hotspot. Pada saat digunakan voltase yang digunakan adalah 18V 1A.
rbversus
Gateway dengan DHCP Server
Topologi : Modem (PPPoE) –> RB –> WLAN1 (25 user), WLAN2 (15 user), WLAN3 (10 user)
Pada mode ini kinerja CPU RB750 45%-75%, RB750GL 15%-35%, RB450G 9%-25%. Terkadang RB750 mencapai 100% dan LAG terjadi.
Gateway + Firewall + Hotspot + DHCP Server
Pada mode ini kinerja CPU RB750 85%-100%, RB750GL 65%-90%, RB450G 25%-75%. Kali ini RB750GL sedikit keok, meskipun dibekali ethernet gigabit tetapi karena RAM masih 64 MB sangat terasa sesak. RB450G dengan lisensi level 5 ternyata lebih tangguh dan stabil. RB750 kali ini tereliminasi, load CPU 100% menjadikan jaringan mati suri. User kesulitan login lewat hotspot. Admin pun tak bisa berbuat apa-apa ketika hendak login lewat Winbox.

AMIK Abu-abu

Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti), Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) melakukan peringatan ulang terhadap perguruan tinggi yang sampai saat ini masih menyelenggarakan program studi di luar domisili yang bersangkutan, atau lebih dikenal dengan istilah kelas jauh. Larangan tersebut tertuang di surat Dirjen Dikti tertanggal 15 Juli 2011 bernomor 1017/E/T/2011 tentang perijinan dan pelarangan proses pembelajaran.
Mengingat dari hal tersebut di atas, ternyata di Rantauprapat ada kampus yang hingga sekarang berlakon kampus jauh. Kuliahnya di ruko yang disewa pertahun, dengan fasilitas minim. Mana ada ruko halaman luas yang memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh pemerintah.
Kampus tersebut merupakan Akademi Manajemen Informatika Komputer (AMIK) x dan y. Adalah kampus yang satu berpusat di Jl. Aksara Medan membuka kelas jauh dengan menyewa Ruko milik DL Sitorus di simpang Rantaulama. AMIK ini merupakan binaan dari salah satu Yayasan di Medan.
Sementara itu di jalan H. Adam Malik juga terdapat kelas jauh dari kampus induk di Kisaran. Mahasiswa yang memiliki almamater warna merah ini juga kebanyakan adalah warga Labuhanbatu.
Menurut sumber yang dipercaya, AMIK ‘abu-abu’ ini sudah bertahun-tahun membuka kelas tanpa ada yang menegur. Padahal jelas sekali hal tersebut DILARANG untuk membuka kelas jauh. Jika tujuan utamanya adalah Mencerdaskan Bangsa, sebaiknya AMIK tersebut segera mengurus ijinnya. Karena dengan model sekarang tentu takkan pernah ada peningkatan kualitas apalagi akreditas.
Beberapa jurusan yang dikelola menurut BAN-PT memang sudah terakreditas C, tetapi yang di tinjau oleh Asesor adalah kampus yang di Medan atau Kisaran, bukan yang di Rantauprapat. Dengan begitu jelas sekali akreditasi AMIK yang ada di Rantauprapat adalah ‘Bodong’.
Pihak manajemen AMIK sepertinya bertindak kapitalis, biaya kuliah yang tinggi tanpa ada kejelasan Status kampus dan membiarkan mahasiswanya dibodohi dengan status kampus induk. Tidak ada sarana yang memadai, hanya ruang komputer yang komputernya sering rusak karena dibeli dalam kondisi ‘seken’. Mahasiswanya di ‘paksa’ dengan keadaan agar punya laptop sendiri. Sementara para pimpinannya asik berfoya-foya.