Solusi Akses Internet di Pelosok

Ini bagian dari berbagai solusi menghadirkan Internet di pelosok/ pedalaman yang masih banyak tidak dipahami berbagai pihak. Internet saat tulisan ini ditulis sangatlah mahal. Rp.75/MB adalah angka paling murah. Sementara kecepatan akses masih kisaran di 2 mbps hingga 5 mbps. Sangat tertinggal dibandingkan dengan Malaysia atau Korea Selatan.
Baik, jika anda membutuhkan internet ada 2 (dua) hal yang perlu di ingat yakni (1) Internet murah itu pasti lambat, dan internet cepat biayanya mahal. (2) Sarana internet itu mahal dan operasionalnya juga bukan murah.
Artinya jika ingin internet gratis anda harus membayar mahal ongkos ke lokasi penyedia internet gratis, atau anda harus pasang alat yang bisa menangkap akses internet gratis yang harganya tidak murah.

Ada beberapa solusi menghadirkan internet di pelosok seperti menggunakan teknologi WiFi 802.11 A/B/G/N. Tentu ini membutuhkan biaya besar. Karena teknologi ini menggunakan infrastruktur seperti adanya tiang tower untuk menempatkan perangkat tersebut. Karena signal wireless tidak boleh ada yang menghalangi, maka SEMAKIN JAUH JARAK JANGKAU SEMAKIN TINGGI ANTENANYA.

Contoh :

Anda berada di desa yang jarak perjalanan sekitar 20 menit dari pusat kota. Diperkirakan jarak tempuh sekitar 20 km – 25 km karena jalan yang berkelok-kelok. Kontur tanah yang relatif datar serta tidak ada pegunungan atau bukit yang tinggi. Sementara di kota sudah ada akses internet yang disediakan jasa ISP (Misal Nusa Net, First Media, CBN, Speedy Biznet atau yang lainnya). Maka yang dibutuhkan adalah tower.

Internet yang ada di kota disalurkan melalui signal yang dipancarkan lewat antena yang terpasang di tower, selanjutnya signal diterima pada perangkat yang terpasang juga di tower yang letaknya di desa. Berapa tinggi towernya? Jika wilayah tersebut datar dan tidak ada bukit yang ada hanya hamparan kebun sawit, maka tinggi tower +- 30 meter. Begitu pun dibutuhkan perangkat seperti GPS untuk menghitung jarak antara antena di kota dengan di desa. Karena jarak tower to tower adalah tarik lurus bukan kelok-kelok seperti jalan umum.

Perangkat yang menghubungkan berupa radio outdoor standar IEEE 802.11 baik yang menggunakan frequency 2.4GHz atau 5 GHz. Tentunya dibutuhkan antena seperti jenis grid, disc atau sectoral. Kesemua alat itu tidak murah. Untuk koneksi jarak 15 km saja dibutuhkan biaya +- Rp. 25 juta. Tetapi anda sudah bisa menyalurkan akses internet 3 mbps. Ini sudah bisa membangun Warung Internet (Warnet), loket PLN, pembelian tiket KA, pesawat terbang juga menjual pulsa telepon selular. Semakin jauh jaraknya, semakin besar biayanya. Tetapi kalau jarak 6 Km-an biayanya sekitar +- Rp.15 jutaan. Masih jutaan ya… 😦

Mau yang murah? bisa menggunakan tower bekas di sisi desa dan menyewa tempat/ tower di kota. Biayanya bisa dipangkas hingga 35%. Sangat cocok dengan yang mau membuka Warung internet dengan modal total Rp.40 juta. Nah… bagi anda yang ingin mewujudkan impian anda dengan internet saya siap membantu. Siapkan ongkos perjalanan saya maka secara detil akan saya paparkan semuanya.

Ini Biodata saya :

Abdul Hakim Dalimunthe, Jl. Cemara No. 89 Rantauprapat Labuhanbatu Sumatera Utara. (6 jam dari kota Medan, 5 jam dari Padang Sidempuan) HP. 082369888200.

Advertisements

Setting WA5110G jadi Client

Perangkat wifi keluaran TP Link ini cukup murah dengan power 26 dBm.  Protocol yang digunakan IEEE 802.11g, IEEE 802.11b, IEEE 802.3, IEEE 802.3u. Bekerja di frekwensi 2.4 – 2.4835GHz.

Baiklah, kita akan setting WA5110G ini jadi Client. Caranya :

  1. Hubungkan WA5110G ke komputer dengan kabel UTP yang disertakan dalam dus. Nyalakan power adaptor sehingga perangkat kesayangan kita ini menyala.
  2. Pastikan IP Computer berada satu segmen dengan WA5110G. IP default WA5110G adalah 192.168.1.1. Bukalah browser seperti Opera lalu ketikkan di address : 192.168.1.1 lalu tekan Enter
  3. Login lah dengan username : admin dan Password : admin kemudian tekan tombol OK.
  4. Klik menu Operating Mode, lalu pilihlah AP Client Router dan klik tombol Save
  5. Jika jaringan wireless yang menjadi target tidak memberikan IP Address secara otomatis, maka kita perlu mengubah segmen IP Komputer dan WA5110G berbeda dengan segmen wireless. Caranya
    • Ubahlah IP Address WA5110G di menu Network –> LAN (jangan lupa klik tombol Save)
    • Kemudian IP Address komputer juga di ubah.
    • Untuk membaca WA5110G tidak lagi di 192.168.1.1 tetapi di 10.0.0.1
  6. Agar kita dapat terhubung ke jaringan wireless, maka perlu kita mengetahui segmen yang berlaku. Misal
    • Diketahui IP Address yang kosong di jaringan wireless adalah 192.168.1.4 dengan subnet 255.255.255.0 dan Gateway adalah 192.168.1.1
    • Setting Primary DNS ; 203.130.206.250 dan Secondary DNS ; 202.134.0.155
  7. Lalu kita ubahlah seperti diatas pada bagian Network –> WAN
    • WAN connection type ; Static IP
    • IP Address ; 192.168.1.4
    • Subnet Mask ; 255.255.255.0
    • Default gateway ; 192.168.1.1
    • Primary DNS ; 203.130.206.250
    • Secondary DNS ; 202.134.0.155 (jangan lupa setalah ini klik tombol Save)
  8. Sekarang kita akan mengkoneksikan WA5110G ke Access Point, caranya :
    • Klik menu Wireless, pilih Wireless Mode dan pilih (0) Client
    • Seret scroll ke bawah dan klik tombol Survey
    • Pilihlah SSID yang akan menjadi target, lalu pilih Connect
  9. Selamat berinternet ria…

Solusi Internet di Pedalaman

Kali ini kita akan membahas tentang solusi internet di pedalaman dengan biaya bulanan yang murah. Yang saya maksud di pedalaman adalah area yang tidak terjangkau Kabel Telepon PT.Telkom atau sudah ada kabel tetapi tidak memenuhi syarat terkoneksi menggunakan SPEEDY. Juga tidak mendapat signal Flexi, GPRS, EDGE apalagi HSDPA.

Saudara yang tidak mendapatkan fasilitas ini bisa menyimak tulisan ini. Caranya dengan memanfaatkan koneksi nirkabel WIFI 802.11 b/g. Skemanya seperti ini :

ISP — Modem — Router — Access Point — Ant. Grid

. . . (jarak 0 km s/d 25 km) . . . Ant. Grid — AP Client — PC

Keterangan :

  • ISP (Internet Service Provider) saat ini sangat beragam, tapi saat ini Speedy dari Telkom Indonesia masih merajai dibeberapa kota.
  • Suplay internet dari ISP disalurkan lewat modem, jika kita menggunakan Speedy maka modem nya berjenis A-DSL.  Hingga tulisan ini ditulis telah hadir Paket Speedy Multi Speed kecepatan download hingga 3 Mbps.
  • Selanjutnya, bandwidth yang sudah masuk ke modem disalurkan ke router, disini saya lebih menyarankan menggunakan Router Mikrotik.
  • Router akan membuat semacam jalur yang telah di atur sedemikian hingga bandwidth tersalurkan sesuai dengan kebutuhan pengguna internet.
  • Mengingat pengguna internet sangat jauh, kita misalkan modem berada di kota Rantauprapat, sementara pengguna internet berada di Kota Merbau, jarak udara versi Google Earth adalah 18 km, dibutuhkan Radio Access (AP) point yang dipadu dengan Antenna grid yang bekerja di gelombang 2,4xx Ghz.
  • Radio AP yang kita butuhkan seperti Ubnt bulletM2-HP dengan power hingga 600mW yang dipadu dengan Grid kenbotong diarahkan ke kota Merbau.
  • Syarat signal terbaik adalah Clear Line of Sight (CLOS) atau tidak ada penghalang. Maka perangkat Radio AP dan Grid diletakkan di tower setinggi 30 meter.
  • Sementara, disisi pengguna juga menggunakan perangkat yang sama dan diletakkan di ketinggian 30 meter. Masalah ketinggian tower ini tentunya sangat berpengaruh terhadap kualitas signal. Penghalang seperti kebun Sawit, Rambong, pohon kelapa yang tingginya mencapai 18 meter memperburuk signal yang di kirimkan.
  • Selain itu lengkung bumi yang bulat ini jelas membuat sesuatu yang jauh menjadi tidak terlihat.

Nah, timbul ke khawatiran bisakah kecepatan akses akan turun? Jawabnya bisa ya bisa tidak. Bila Radio AP tidak mampu menembus jarak maka signal tidak akan sampai dan tentunya tidak bisa akses. Kualitas signal yang diharapkan adalah mencapai 50 % dengan troughput diatas 18 Mbps. Sehingga koneksi tidak putus dan bandwidth tidak terbuang sia-sia.

Baca juga :

  1. Solusi-akses-internet-di-pelosok
  2. https://gokimhock.wordpress.com/2009/11/25/membuat-kabel-usb-modifikasi/
  3. https://gokimhock.wordpress.com/2011/10/29/uji-coba-repeater-wifi-dengan-wa5110g/
  4. Perbandingan Rb750, Rb750GL dan Rb450G

Speedy Multi Speed di Rantauprapat

APA ITU SPEEDY

Speedy adalah brand dari layanan akses internet end-to-end untuk penggunaan di residensial atau bisnis kecil dan menengah yang berbasis akses kabel tembaga yang menggunakan teknologi Asymmetric Digital Subscriber Line (ADSL).

Layanan ini memberikan jaminan kecepatan sesuai dengan paket layanan yang digunakan pelanggan sampai ke BRAS (Broadband Remote Acces Server) dengan pilihan kecepatan akses mulai dari 384 kbps hingga 3 Mbps per line. Sebagai perbandingan, kecepatan akses dial-up yang digunakan oleh layanan Telkomnet Instan adalah 56 kbps per line.

INFO LEBIH LANJUT HUB PLAZA TELKOM 0624- 23666 M.SABRI 0624-7000686 M.ASRI 0624-7001972 CHAIRUDIN 0624-7006172 ZUL FADLI 0624-7008833 UDIN 0624-7010789 PERKASA 0624-7014085

Buat Blog yuk

Mau buat blog ? nah… ada yg perlu di persiapkan.
1. Domain
Ibarat nama orang, domain ini adalah alamat internet. Misalnya punya saya http://gokimhock.wordpress.com . Trus contoh lagi : http://univalabuhanbatu.wordpress.com
Bisa juga sih pakai domain seperti http://www.waspada.co.id . Nah , kalau ini berbayar.
2. Hosting
Hosting merupakan tempat kita meletakkan blog kita. Saya meletakkan blog gratis saya di wordpress.com sehingga domain saya http://gokimhock.wordpress.com
Anda tinggal pilih yang gratis atau berbayar. Kalau berbayar bisa di :
– Rumah web
– Laskar hosting
– Atau Gegar. Tarifnya bervariasi.
3. Email
Elektronik mail ini wajib punya. Terserah buat dimana. Kalau pelanggan Speedy biasanya dapat gratis, tapi bisa juga buat email di Yahoo, Gmail atau Plasa.
Buat blog di wordpress.com sangat gampang.
1. Buka http://www.wordpress.com
2. Pilih Mendaftar / Sign up now
3. Isi Usarname (ini yang saya maksud bakalan jadi domain)
4. Isi password. Isi lagi di confirm password.
5. Pada bagian email, isi email mu yang aktif
6. Berikan tanda (v) cek pada I have Agree…. bla.. bla..
dan klik tombol Next..
—-
Lihat lah…
pada bagian Blog Domain menjadi username-mu.wordpress.com
Titlenya ganti saja dengan Judul Blog yang kamu suka.
Language = bahasa, privace … isi cek (v)
Klik tombol Sign Up.
—–
Trus, login ke Email mu. Lihat pada bagian Inbox (kotak masuk) apakah ada Surat masuk dari wordpress.com
Jika belum ada, tunggu beberapa menit lagi, jika tidak ada (udah nunggu sampe 1/2 jam) gak ada juga…… 😦
— berarti ketika pengisian formulir di wordpress pada bagian email anda menuliskan EMAIL YANG SALAH.
.
Kalau ada.. buka aja email tersebut dan baca dengan seksama, kalau perlu buka kamus English – Indonesia. Biasanya kita tinggal klik link yang tersedia (tulisan berwarna biru, jika cursor di arahkan ke link maka cursor berubah jadi gambar tangan).
Klik saja link tersebut dan kita akan di berikan konfirmasi username dan password.

Membuat Hotspot Wifi

wifi4Membuat hotspot ternyata cukup susah bagi orang awam, tidak terlalu sulit buat yang mengerti komputer jaringan dan pekerjaan gampang bagi yang menjadikan komputer jaringan sebagai sumber mata pencaharian.

Baik, anda pasti ingin tau bagaimana pengalaman saya bermain dengan Wifi. Awalnya hanya iseng, tapi koq jadi sumber rezeki.  Telkom dengan IVAS-nya ternyata lagi gencar mempromosikan Speedy dengan 1 Mb/s. Yang tau broadband pasti tercengang jika mendapatkan akses maksimum 1000 Kb/s. Nah, itu menjadikan hampir peralatan internet menjadi lebih kompleks.

Nah.. setelah sukses membangun warnet berbasis LINUX, kini saatnya mengolah bandwidth dengan akses Wifi.

Adapun peralatannya:

# SPEEDY

  • Modem ADSL + Router
  • Switch

# AKSES POINT

  • TP-Link WR543G
  • Antenna JB Omni
  • PoE
  • Tiang WWL punya telkom 3 stik, 🙂
  • UPS 500 VA

# CLIENT

  • TP-Link WN321G USB
  • Wajanbolic
  • Kabel UTP 15 m yang dimodifikasi dengan konektor USB.

Kalau anda berminat alat diatas bisa buat sendiri, tapi jangan tanya saya. Karena saya hanya menjual saja.

==== Persiapan 1: Setting AP====

  • Komputer dengan OS Linux –> Zencafe
  • Aturlah IP Komputer di 192.168.1.3
  • Hubungkan WR543G ke komputer dengan kabel UTP yang disertakan di dusnya
  • Buka Iceweasel. Saya mengaturnya lewat Zencafe Linux. Kalau anda menggunakan Windows, saya gak mau bantu. Maaf, karena windows yang dipake mayoritas BAJAKAN. Jadi kalau sukses… pakai Linux.
  • Masukkan 192.168.1.1 di Address bar. Anda akan masuk ke homenya WR543G

011

  • Aturlah Operation Mode ke AP Router
  • Pada LAN, masukkan IP Address 192.168.1.2, Subnetmask 255.255.255.0 <== (IP jadi ekor 2)

02

  • Untuk WAN, pilih saja Dinamic IP

03

  • Wireless Setting, SSID : [terserah] Region : [Indonesia] Channel : [terserah]

04

  • DHCP Setting ; DHCP Server [enable] Start IP – End IP –> IP Address yang dibatasi..05
  • Default Gateway dan Primary DNS : 192.168.1.1

==== Persiapan 2: Setting Client ====

  • Install-lah WN321G USB ke komputer. Jika kesulitan di Linux, gunakan driver dari CD (for windows), atau download-lah di situs TPLink
  • Karena client kebanyakan pake windows, jadi terpaksa gambarnya dari driver windows.
  • Install-lah dari CD WN321G, hingga akan tampil di tray signal TPLink Wireless LAN Card

06

==== Konfigurasi Modem ====

  • Hubungkan Modem ke komputer dengan kabel UTP yang disertakan di dusnya
  • Buka Iceweasel.
  • Masukkan 192.168.1.1 di Address bar. Masukkan username [admin] password [admin]
  • Pilih WAN. Isikan VPI = 8 VCI = 81 (tergantung speedy daerah masing-masing)
  • Channel mode = PPPoE
  • Tanamkan username speedy = xxxxxxxxxxxx@telkom.net <= tanyakan cs telkom berapa usernya.
  • Passwordnya juga
  • Berikan QoS dengan Centang/contreng
  • Klik tombol add. Reboot modem

Skemanya :

Speedy — Modem — Switch — WR543G

/         |      \        \

WN321G