AP WDS (Hotspot area menjadi luas)

Bermula dari bongkar-bongkar perangkat di gudang dan menemukan AP Blue link BL-R30G. Saat ditemukan hanya ada AP tanpa adaptor. Menurut spesifikasi menggunakan DC 9 Volt, tetapi saya pakaikan saja DC 12 Volt 0.9 A. Dengan semangat lalu melakukan pengecekan apakah masih normal atau tidak. Ternyata port WAN dan LAN sudah rusak.

Selanjutnya, BL-R30G di reset ke default, dan memancarkan Signal dengan DHCP ON. Ip Address defaultnya adalah 192.168.2.254. Sehingga tanpa kesulitan masuk ke menu Setup.

Karena fungsi WAN dan LAN tidak berfungsi, BL-R30G ini diset ke AP+WDS yang nantinya diharapkan mampu memperluas jaringan WiFi di area AP. Tahap pertama adalah inventarisir alat dan konfigurasi.

AP yang akan di perluas :

  • Groove A-52HPn, catet MAC Addressnya
  • dengan Antena Omni 15 dBi
  • diketinggian 20 meter.
  • Bridge1 : wlan1 dan ether1
  • Gateway 192.168.1.1
  • IP Groove A-52HPn 192.168.1.2
  • SSID : Stationet, Freq : 2462, mode AP Bridge, Band 2GHz B/G/N
  • WDS : dinamic, default bridge : bridge1

Sementara untuk AP+WDS BL-R30G :

  • Biarkan operation mode : Gateway
  • Ubahlah IP Address menjadi 192.168.1.3, (karena berubah IP Add-nya, yg di PC juga jgn lupa diubah)
  • Berikan gateway 192.168.1.1, DHCP Disable.
  • Wireless band 2.4 GHz (B+G), Mode : AP+WDS, SSID : Stationet, Channel number : 11
  • Pada bagian WDS settings, berikan Check (V) Enable WDS, dan masukkan MAC Address yang dicatet diawal.

Router yang bertindak sebagai Gateway adalah RB750 yang tidak disetting DHCP. Sehingga perangkat yang terhubung ke disetting IP Address Static.

Upayakan signal antara AP utama dengan WDS di angka -60 s.d -70, supaya asosiasinya cepat. Sekian.

Daihatsu Ayla Indonesia

Ayla, mobil keluarga yang dahsyat. Merupakan kategori mobil kelas Low Cost Green Car (LCGC). 10 April 2015 yang lalu sebuah Ayla M Sporty warna hitam hadir sebagai pelengkap kinerja sehari-hari.

Luarbiasa untuk unit yang ringkas tapi bermanfaat. Dihari pertama, saya bersama keluarga 3 orang dewasa dan 3 anak-anak keliling kota Rantauprapat. Kemudian di akhir pekan membawa keponakan sebanyak 8 orang buat jalan-jalan sore.

Ayla M-Sporty dilengkapi AC, Audio 4 speaker, Alarm dan Power windows. Cukup nyaman dibanding kijang KF50 Long thn 1990 yang biasa saya gunakan. To be cont..

Selamat Jalan Ibunda

Kepergian Ibundaku untuk selamanya menjadikanku Yatim Piatu. Ahad 23 November 2014 pukul 8.35 Ibunda Hj.Fahimah Pohan pergo dipanggil yang Maha Kuasa.
Sebelum mengehembuskan nafas terakhir, pagi itu sekitar pukul 6.30 beliau merasakan kepala sangat pusing. Biasanya jam-jam itu membuat susu dan menyiapkan sarapan di dapur. Akhirnya dibantu keponakan kami bopong ke kamar serta memanggil saudara lainnya.
Hadir saat itu Kak Inong, Bang Antang, Kak Nila, Bang Ais dan Bang Unas. Hadir juga ipar dan jiran tetangga. Dalam tindakan awal hadirlah dr.Ibnu melakukan check tekanan darah. Hasilnya tensi 240/180.
Kami sekeluarga mufakat membawa ke RSUD untuk penanganan lanjutan. Bersama keluarga semuanya dan turut juga adik dari Ibunda Hj. Rohana mengiringi ke RSUD. Tetapi hukum Allah SWT berkehendak, sekitar 25 menit di rumah sakit, Ibunda menghembuskan nafas setelah berjuang dengan tensi tinggi. “Innalillahi wa Inna Ilaihi Rojiun”. Ibunda lahir 19 Februari 1940 dan wafat 23 November 2014. Semoga Allah SWT melapangkan kuburnya, mengampuni dosanya, menerima amal ibadahnya dan menempatkan di surga An Naim. amin.

GT125 menggantikan Supra X125

Pertengahan april 2014 tungganganku Supra X125 yang telah menemani 9 tahun kini harus kulepas. Pembelinya masih satu kelurahan di Padang Matinggi.
Supra X125 itu pernah kukisahkan sebelumnya https://gokimhock.wordpress.com/2008/10/23/222444-km/ memang sangat istimewa, belum pernah bodynya nyentuh aspal. Sehingga pada kilometer yang terpakai masih 54 ribuan atau rata-rata pemakaian adalah 18 Km.
Sebelum dijual, terlebih dahulu di iklan di forum jual beli di facebook, dan promo ke pembeli mokas-mokas lokal (Muksin Ganteng). Atas petunjuk Bang Ganteng berjumpa dengan Pak Nasution yang tanpa banyak basa-basi membayar Supra X125 seharga Rp.6jt. Saat dijual BPKB masih di sekolahkan, tentu STNK ada hingga 2015 dan pajak hingga Agustus 2014. Semoga pembeli baru mau mem-BBN-kan dengan cepat.
Sepeninggal Supra X125, maka penggantinya yakni Yamaha GT125. Ini produk baru yang di keluarkan Januari 2014 lalu. Bermesin 125cc seperti Xeon RC tetapi bajunya adalah Soul GT.

Rina - Marketing Alfa Scorpii Rantauprapat Rina – Marketing Alfa Scorpii Rantauprapat

Menurut FNCounter & Suka Roda Dua, ban GT125 terlalu kecil. Ini saya rasakan saat melibas jalanan saat hujan gerimis, aspal sudah basah tapi tidak menggenang, pada kecepatan 50 dan di rem serasa oleng, apakah karena badan saya yang ringan atau memang ban IRC pabrikan itu yang tidak pas menopang GT125.
GT125
Tunggangan ini merupakan koleksi yang saya beli tanpa melibatkan pihak pendanaan/leasing. Sehingga beberapa layanan dari pihak leasing tidak saya dapatkan seperti asuransi atau biaya “hemat” mereka.

Beda Speedy Gold dengan Reguler

Speedy kembali mengeluarkan metode tarif yang kompetitif. Saya merupakan pengguna dari produk terbaru yakni Speedy Gold, Reguler dan Spin (Speedy Instant).

Speedy Gold Speedy Regular
  • SLG standard untuk segmen bisnis.
  • Asymmetric dengan perbandingan upstream lebih kecil dari downstream (kualitas lebih baik dari Speedy Reguler).
  • Abonemen / berlangganan.
  • Unlimited.
  • Cara pembayaran Postpaid.
  • 1 IP Publik Statik (DHCP) sesuai permintaan customer.
  • Port TCP 25 (SMTP service) hanya dibuka ke SMTP yang disediakan TELKOM yaitu smtp.telkom.net port 25.
  • Tidak disisipi advertising.
  • SLG (Service Level Guarantee) standard untuk segmen perumahan.
  • Asymmetric dengan perbandingan upstream jauh lebih kecil dari downstream.
  • Abonemen / berlangganan.
  • Unlimited.
  • Cara pembayaran Postpaid.
  • IPPublik Dinamik (DHCP – Dynamic Host Configuration Protocol).
  • Port TCP 25 (SMTP service) hanya dibuka ke SMTP yang disediakan TELKOM yaitu smtp.telkom.net port 25.
  • Dapat disisipi advertising.

Menghemat Pemakaian Listrik

Akhir tahun ini banyak sekali program promo dari produsen lampu yang terkenal. Misalnya Philips yang memangkas harga hingga 15 ribu rupiah dari beberapa lampu yang sedang di promosikannya.
Lampu yang saya maksud tentunya jenis LED yang hemat energy. Memang sih kalau dilihat dari kotak kemasan ada perbandingan yang signifikan, lampu LED lebih hemat.. hemat.. hemat..

Sejak oktober 2013 ini beberapa lampu di rumah jalan Cemara sudah saya gantikan dengan lampu jenis LED. Berikut titik lampu yang dipasang di rumah besar.

No Lokasi Watt No Lokasi Watt
1 Teras depan (F) 18 14 Kamar tidur (F) 14
2 Teras depan (F) 18 15 Kamar tidur (F) 14
3 Teras depan (F) 18 16 Kamar tidur (F) 14
4 Teras depan (F) 23 17 Kamar tidur (F) 14
5 Ruang tamu (TL) 22 18 Kamar tidur (N) 14
6 Ruang tamu (TL) 22 19 Dapur (F) 18
7 Ruang tamu (TL) 36 20 Dapur (F) 18
8 Ruang kerja (F) 11 21 Dapur (F) 14
9 Musholla (F) 18 22 Dapur bawah (TL) 35
10 Ruang jahit (F) 18 23 Kamar mandi (F) 11
11 Kamar tidur (F) 14 24 Kamar mandi (F) 11
12 Kamar tidur (F) 14 25 Kamar mandi (F) 11
13 Kamar tidur (F) 14 26 Taman (F) 36

Secara bertahap lampu-lampu itu akan di gantiin dengan jenis LED. Terutama jenis TL yang lumayan boros karena masih juga harus beli sekring. Meskipun tahan lama dan terang sekali, tetapi tidak efisien dalam anggaran.
Berikut perbandingan antara lampu terkini :

ilustrasi-led

Mudah-mudahan efektip dan efisien setelah mengganti lampu-lampu itu..