GT125 menggantikan Supra X125

Pertengahan april 2014 tungganganku Supra X125 yang telah menemani 9 tahun kini harus kulepas. Pembelinya masih satu kelurahan di Padang Matinggi.
Supra X125 itu pernah kukisahkan sebelumnya https://gokimhock.wordpress.com/2008/10/23/222444-km/ memang sangat istimewa, belum pernah bodynya nyentuh aspal. Sehingga pada kilometer yang terpakai masih 54 ribuan atau rata-rata pemakaian adalah 18 Km.
Sebelum dijual, terlebih dahulu di iklan di forum jual beli di facebook, dan promo ke pembeli mokas-mokas lokal (Muksin Ganteng). Atas petunjuk Bang Ganteng berjumpa dengan Pak Nasution yang tanpa banyak basa-basi membayar Supra X125 seharga Rp.6jt. Saat dijual BPKB masih di sekolahkan, tentu STNK ada hingga 2015 dan pajak hingga Agustus 2014. Semoga pembeli baru mau mem-BBN-kan dengan cepat.
Sepeninggal Supra X125, maka penggantinya yakni Yamaha GT125. Ini produk baru yang di keluarkan Januari 2014 lalu. Bermesin 125cc seperti Xeon RC tetapi bajunya adalah Soul GT.

Rina - Marketing Alfa Scorpii Rantauprapat Rina – Marketing Alfa Scorpii Rantauprapat

Menurut FNCounter & Suka Roda Dua, ban GT125 terlalu kecil. Ini saya rasakan saat melibas jalanan saat hujan gerimis, aspal sudah basah tapi tidak menggenang, pada kecepatan 50 dan di rem serasa oleng, apakah karena badan saya yang ringan atau memang ban IRC pabrikan itu yang tidak pas menopang GT125.
GT125
Tunggangan ini merupakan koleksi yang saya beli tanpa melibatkan pihak pendanaan/leasing. Sehingga beberapa layanan dari pihak leasing tidak saya dapatkan seperti asuransi atau biaya “hemat” mereka.

Bersepeda ke tempat kerja

Dia awal tahun 2014 ini kembali saya menggiatkan bersepeda. Maklumlah harga BBM dan Gas memaksa segala sesuatu yg tidak perlu yang menguras anggaran belanja segera di tera ulang.
Bersepada sangat menyenangkan. Meskipun sepeda onthel saya bukan yang terbaik, tapi ini membuat saya menyukai sepeda ini. Karat dan penyok disana-sini, meskipun sudah saya cat frame nya tetapi beberapa sisi seperti sayap depan dan belakang full karat.
WP_20140104_002-e
Januari ini setiap jumat dan sabtu saya akan bersepeda terus. Meskipun sepeda jelek tetapi ini sangat menyenangkan. Untuk menjadikan sepeda sebagai andalan, kini perlu dipersiapkan sepeda sejenis XC atau urban hybrid. Karena saya lihat di Rantauprapat banyak juga yang pakai MTB.
Doakan saya agar setiap hari jumat sabtu tetap konsisten bersepada terutama ke kampus mau mengajar.

Bensin Plus

Sebenarnya saya gak semangat menulis tentang ini, tapi karena sekarang lagi musim membahas bahan bakar, ya saya pun ikutan nulis. Bensin menurut wikipedia adalah cairan campuran yang berasal dari minyak bumi dan sebagian besar tersusun dari hidrokarbon serta digunakan sebagai bahan bakar dalam mesin pembakaran dalam.

Bensin kini dijual sudah dalam kondisi murni dengan oktan 88 dinamakan Premium. Ada juga bensin khusus yang sering dipake balap liar yakni Pertamax dan pertamax Plus. Kalau harganya silahkan cek disini.

Premium benar-benar murni sejak harga minyak tanah tidak di subsidi pemerintah. Para pengecer tak lagi mencampur minyak tanah ke premium. Bisa bangkrut pengecer..

Mari.. Hemat Energi

Joko Suprapto sudah ditemukan, proyek Blue Energy semoga terus dijalankan. Nah, tak hanya Pak Joko yang bisa membuat BBM berbahan air (laut). Di UMY Jogja juga membuat terobosan. Detik melangsir bahwa blue energy bukanlah hal yang eksklusif. 

Wah, kalo Pertamina dilibatkan untuk BBM berbahan air, pastilah sangat membantu. Kalau sudah produksi massal, saya akan pakai. Pasti.