Selamat Jalan Ibunda

Kepergian Ibundaku untuk selamanya menjadikanku Yatim Piatu. Ahad 23 November 2014 pukul 8.35 Ibunda Hj.Fahimah Pohan pergo dipanggil yang Maha Kuasa.
Sebelum mengehembuskan nafas terakhir, pagi itu sekitar pukul 6.30 beliau merasakan kepala sangat pusing. Biasanya jam-jam itu membuat susu dan menyiapkan sarapan di dapur. Akhirnya dibantu keponakan kami bopong ke kamar serta memanggil saudara lainnya.
Hadir saat itu Kak Inong, Bang Antang, Kak Nila, Bang Ais dan Bang Unas. Hadir juga ipar dan jiran tetangga. Dalam tindakan awal hadirlah dr.Ibnu melakukan check tekanan darah. Hasilnya tensi 240/180.
Kami sekeluarga mufakat membawa ke RSUD untuk penanganan lanjutan. Bersama keluarga semuanya dan turut juga adik dari Ibunda Hj. Rohana mengiringi ke RSUD. Tetapi hukum Allah SWT berkehendak, sekitar 25 menit di rumah sakit, Ibunda menghembuskan nafas setelah berjuang dengan tensi tinggi. “Innalillahi wa Inna Ilaihi Rojiun”. Ibunda lahir 19 Februari 1940 dan wafat 23 November 2014. Semoga Allah SWT melapangkan kuburnya, mengampuni dosanya, menerima amal ibadahnya dan menempatkan di surga An Naim. amin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s