Untitled (1)

Usai memberikan materi, ruang kelas kutinggalkan dan mencari minuman. Sabtu kemarin cuaca panas dengan hujan rintik-rintik. Aneh ya, koq gak seperti biasanya. Tapi biarlah, itu urusan-Nya. Segar sekali setelah 5 teguk masuk ke kerongkongan ini. Kulanjutkan kuliah di kelas dan menjelang sore semua urusan kampus kuselesaikan. Kembali ke rumah.

Sepanjang jalan menuju rumah ku sempatkan beli kripik sanjai pedas dekat Plaza Suzuya. Plaza SuzuyaLumayan mahal untuk makanan berbahan ketela ini. Jalan Ahmad Yani sudah selesai di aspal, cuma agak aneh. Di depan ATM Fashion hingga Ceria elektronik aspalnya di buat double dan hanya tengah saja. Lebar jalan 9 meter jadi aneh dengan gundukan setinggi 8 cm sepanjang 3 m x 50 m. Ah, biarin saja, asal hati-hati gak akan celaka.

Jalan-jalan sudah cukup banyak spanduk calon guburnur. April nanti masa Pilgubsu, rakyat memilih langsung. Artinya gubernur yang sekarang akan diganti. Yang sekarang itu pengganti alm. Rizal Nurdin yang kecelakaan pesawat Mandala di Polonia. Sebagai seorang muslim saya tidak suka dengan gubernur sekarang, karena dia kafir. Syukurlah dia tidak masuk seleksi cagub.

Sesampai di depan kantor pos, kulajukan CRV-ku ke rumah mertua, jemput  istri tercinta. Wah, sudah besar sekali kandungannya. Kata Bidan Hj. Nani, kalo nggak akhir maret ya awal april ’08. Pembaca doain ya, semoga kami sehat-sehat saja. Wina biasanya sepulang mengajar langsung ke rumah di depan stasiun KA. Menunggu ku jemput pulang ke rumah di Pd.Matinggi. Kecuali hari senin dan kamis, wina pulang sendiri naik becak.

One thought on “Untitled (1)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s