Membangun Warnet LINUX dengan Speedy
February 17, 2009 at 5:52 am | In Tulisanku | 5 CommentsTags: Linux, membangun warnet, warnet, zencafe
Ini lanjutan tentang warung internet dengan sistem operasi Linux. Saya ambil contoh sederhana, mungkin sangat-sangat sederhana.
Bahan-bahan, (seperti masak-memasak ya…
)
- Akses Internet Speedy
- Gunakan modem yang sudah mendukung Router. Bisa pakai TP-Link TD-8811
- Switch/ Hub 16 port merek TP-Link
- Komputer USER (Speedy 1 Mb/s masih oke di 14 user)
- Komputer BILLING (optional)
Nah, ayo kita ramu.
Install Zencafe 1.4 di komputer user. Petunjuknya bisa di ambil di halaman Download
Pastikan jaringan LAN telah tersambung dengan baik. Untuk itu perlu pengaturan sbb :
Modem 192.168.1.1 Network mask 255.255.255.0
User 1 IP Addressnya : 192.168.1.2 Network mask 255.255.255.0 DNS1 203.130.206.250 Gateway : 192.168.1.1
User 2 dan seterusnya cuma mengganti Ip Address yang merah itu diatas.
Ubahlah setingan di modem, yaitu Nomor Speedy dan Password di tanamkan di modem (PPPoE). Cari sendiri cara nya ya.. Gunanya, jika modem dinyalakan maka koneksi langsung tersebar ke Switch dan disalurkan ke komputer User.
Nah, DNS speedy kadang lemot, gunakan saja DNS2 nya dari OpenDNS 208.67.222.222. Itu untuk jaga-jaga mana tau ada server yang sedikit bermasalah dengan kecepatan akses.
Zencafe secara default tidak bisa digunakan untuk nonton youtube. Perlu flash player di Iceweaselnya. Untuk itu jalankan Internetnya (Iceweasel), trus buka saja situs www.adobe.com Cari plug in nya.
Menginstall nya gak rumit koq, file hasil download di ekstrak saja, misal ke Document. Nah, dari terminal (ini hebatnya linux…) masuk ke folder Document, cari folder hasil ekstrak tadi. Lalu ketikkan installernya. Ikuti saja perintahnya… paling Yes… No… Enter… hehehehe. Silahkan, browsing video kesukaan anda.
Zencafe menyediakan pembeku ala “deep freeze’ atau billing yang handal (CCL). Di petunjuk instalasi ada juga petunjuk pemakaiannya. Kalau mau pakai billing berarti ada satu komputer yang harus dijadikan billing.
Spesifikasinya :
- Pentium III
- Memori 128
- Harddisk 10 Gb yang IDE (hindari S-ATA)
- Motherboard dengan VGA Onboard. VGA sebaiknya Intel atau NVidia.
- Port USB. User sering menanyakan “Mbak, bisa pakai Flash drive?” hohohoho BISA!
Fitur lain Zencafe :
- Iceweasel / mirip Mozilla Firefox
- XChat / mirip mIRC
- Gyache I / mirip Yahoo Messenger
- Audacious / mirip Winamp (format mp3 etc)
- Mplayer / mirip Power DVD (bisa putar format flv)
Kalau ada masalah, silahkan bergabung di IRC #awali. Ditunggu ya.
5 Comments »
RSS feed for comments on this post. TrackBack URI
Leave a comment
Blog at WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.

Mas saya masih bingung mau bikin warnet, teknis ga ngerti boleh minta tutorialnya, saya pingin membuat basisnya linux. Untuk linux saya ngerti lah sedikit2, masalah networknya saya masih bingung.
Boleh minta design and tutorialnya ga.
Dari modem->router->server>client
Comment by Bian — April 18, 2009 #
ass.wr.wb.wahhh tertarik neh mas….tapi saya mau buat sekolah neh bukan warnet,saya mo tanya apa bisa servernya linux Zencafe lalu client-nya window..karena saya masih newbie mas… makasih mas atas jawabannya…
Comment by herryadie — July 26, 2009 #
gimana cara share untuk zencafe 1.4 ? gimana cara mengaktifkan billing ? thaks
Comment by Alfa — August 14, 2009 #
Punya warnet dengan speedy, dulunya saya coba-2 (5 unit komputer) ternyata dapat keuntungan lumayan besar, kemudian saya cari solusi agar saya dapat keuntungan lebih besar,ada temen yang nawarin pake layanan satu kali prabayar untuk akses 2 tahun, setelah saya hitung-hitung ternyata sangat murah…saya daftar di murahnet.com cuma ngasih identitas dan no tagihan telekom /bulan, wah sangat murah dan kini saya pakai speedy paket warnet suer murah bagt keuntungannya besar dengan bergabung dengan murahnet. layanan prabayar satu kali untuk akses internet bertahun-tahun..tx. moga bermanfaat
Comment by erline — October 25, 2009 #
@erline lo suka nipu apa ngibul. kalo pesan seponsor sih gak apa2. tapi lo memang bgibul
Comment by atta — December 1, 2009 #