Desktop Linux
December 17, 2008 at 1:32 am | In Linux | 1 CommentTags: Desktop 3D, GNOME, KDE, Linux, XFCE
Tidak seperti di Windows yang hanya menyediakan satu jenis Desktop, di Linux, anda akan menemui banyak sekali Desktop. Ini merupakan kelebihan dari Linux, sehingga anda bisa memilih desktop mana yang cocok anda gunakan dan fasilitasnya sesuai yang anda inginkan.
KDE
KDE merupakan desktop Linux yang banyak digunakan saat ini, desktop ini memiliki segmentasi pasar untuk orang yang menyukai desktop yang mudah dikonfigurasi dan dengan aplikasi yang sangat lengkap. Ini ditandai dengan banyaknya aplikasi (dan hampir semua jenis aplikasi ada disini) serta konfigurasi desktop yang sampai hal – hal yang kecil seperti kelakuan window pada saat di double klik.
Desktop ini menggunakan pustaka QT (bukan QuickTime) sebagai pustaka grafisnya, sehingga aplikasi yang berbasis QT akan bisa menyesuaikan diri dengan desktop KDE. Tema untuk desktop KDE juga sangat banyak, anda bisa mendapatkannya di situs http://www.kde-look.org. Disana sudah tersedia berbagai macam tema untuk berbagai aspek di desktop KDE seperti Icon, Window, Mouse Pointer, Style,dsb.
KDE juga sangat cocok bagi pengguna yang baru mengenal Linux, setelah sebelumnya menggunakan Windows. Tetapi, KDE tidaklah cocok bagi orang yang menginginkan kesederhaan desktop atau orang yang baru mengenal komputer karena bisa dianggap terlalu kompleks.
GNOME (GNU Network Model Object Environment, http://www.gnome.org)
GNOME merupakan desktop yang banyak digunakan saat ini selain KDE. Tidak seperti KDE yang mengedepankan kelengkapan konfigurasi, di GNOME malah mengutamakan kesederhanaan dalam konfigurasi. Karena saking sederhananya, anda tidak perlu menekan tombol OK atau Apply untuk menerapkan suatu konfigurasi pada desktopnya. Cukup satu klik, aplikasi langsung jalan.
Jika KDE menggunakan QT, maka GNOME menggunakan pustaka grafis GTK2. GNOME juga tidak memiliki prinsip One Stop Shopping (Apa saja ada disini) seperti KDE. Maka dari itu, Aplikasi bawaan dari GNOME sangatlah sedikit jika dibandingkan Aplikasi bawaan KDE. Tetapi, untungnya banyak para pembuat software Aplikasi yang menggunakan pustaka GTK2 seperti GNOME. Sehingga boleh dikatakan bahwa aplikasi di KDE hampir ada penyamanya di GNOME.
Tema untuk GNOME juga banyak tersedia, anda bisa memilihnya di http://www.gnome-look.org. Aspek yang bisa diubah temanya juga sama seperti KDE, yaitu Style, Window, Icon, dll.
Tentu saja, bagi orang yang menginginkan kesederhanaan, desktop ini akan menjadi pilihan. Tetapi, bagi orang yang terbiasa dengan Windows dan menginginkan konfigurasi yang lengkap, Desktop ini tidak akan disukai. Karena banyak sekali perbedaan tata letak yang signifikan daripada Windows. Xfce (http://www.xfce.org)
Apakah kedua desktop tadi masih terasa terlalu rumit?, dan Apakah kedua desktop tadi berjalan lambat di komputer anda? Nah, jika anda merasakan hal tersebut, anda bisa mencoba desktop yang satu ini.
XFCE
Ya, desktop berlambang Tikus ini bernama Xfce. Sesuai dengan lambangnya, Desktop ini sangat ringan sekali untuk anda gunakan, tidak memakan space yang telalu banyak dan tidak memberatkan komputer anda. Walaupun aplikasi bawaannya tergolong sedikit (Bisa dihitung dengan jari), tetapi desktop ini bisa diintregasikan dengan aplikasi GNOME (atau aplikasi berbasis GTK2) dengan serasi karena desktop ini juga menggunakan pustaka grafis GTK2. Jadi tema GNOME bisa anda install di desktop ini.
Walaupun ringan, desktop ini juga masih berbobot. Terutama jika anda tidak terlalu ingin banyak konfigurasi dan beragam fitur yang menurut anda tidak berguna. Masalah tema, gampang! Lihat saja di http://www.xfce-look.org.
1 Comment »
RSS feed for comments on this post. TrackBack URI
Leave a comment
Blog at WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.

Assalamualaikum…
pak saya minta artikel tentang firewall di Linux, boleh Pak?
Trima kasih y Pak!
Comment by NH — January 9, 2009 #